Bagaimana Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan Secara Online?

Cara klaim BPJS Ketenagakerjaan ternyata tidak sesulit yang kita bayangkan. Disini kami akan membahas secara lengkap.

Sudah menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan? Ada banyak keuntungan yang bisa anda dapatkan, salah satunya mendapatkan manfaat dari Jaminan Hari Tua atau JHT. Jaminan Hari Tua adalah salah satu program BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan perlindungan di usia tua yang sudah tidak produktif lagi untuk semua peserta yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.


Perusahaan wajib mendaftarkan karyawan untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Nantinya peserta wajib membayar iuran JHT sebesar 5.7 persen dari upah kerja wajib dibayarkan setiap bulannya. Namun, tidak perlu khawatir karena 3,7 persen iuran tersebut dibayarkan oleh perusahaan. Sisanya, 2 persen dibayarkan oleh pekerja itu sendiri. Dari situlah, dana Jaminan Hari Tua didapatkan dan nantinya bisa diklaim oleh peserta. 

Jika dulu, peserta harus menunggu minimal 10 tahun atau telah berusia minimal 56 tahun untuk bisa menikmati manfaat Jaminan Hari Tua, kini tidak lagi. Karena sejak 1 September 2015, bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang telah berhenti bekerja atau di – PHK dari perusahaan minimal satu bulan bisa mengambil dana JHT sepenuhnya.

Lalu, bagaimana cara klaim BPJS Ketenagakerjaan JHT tersebut? Ada dua cara untuk klaim BPJS Ketenagakerjaan, yaitu dengan datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat (cara manual) dan e-klaim. Apa yang dimaksud dengan e-klaim? 


Apa itu e-Klaim BPJS Ketenagakerjaan


e-Klaim BPJS TK adalah aplikasi yang digunakan untuk mengajukan permohonan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Kematian (JKM) untuk peserta yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Aplikasi e-Klaim BPJS TK ini memudahkan peserta untuk mencairkan dana JHT ataupun JKM. Anda bisa mengajukan permohonan terlebih dulu lewat aplikasi ini dan melakukan pengecekan apakah dokumen-dokumen persyaratan sudah disetujui semua atau belum. Sehingga, meminimalisir kesalahan yang terjadi (misal dokumen kurang lengkap) jika dibandingkan dengan datang langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan. Meskipun, nantinya jika persyaratan administratif sudah disetujui, anda harus tetap datang ke kantor cabang untuk melakukan verifikasi dan langkah selanjutnya.

Lantas, apa saja dokumen persyaratan yang harus ada untuk melakukan e-klaim BPJS Ketenagakerjaan? Berikut ulasannya :
  1. Identitas diri (KTP, SIM atau Paspor).
  2. Kartu BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek.
  3. Buku Tabungan (Bagian depan tertera nomor rekening).
  4. Kartu Keluarga (KK).
  5. Surat Keterangan Kerja atau Packlaring dari perusahaan sebelumnya. Dimana tertera nama, jabatan dan lama anda bekerja di perusahaan tersebut. 
Itulah dokumen-dokumen persyaratan jika anda ingin melakukan e-klaim BPJS Ketenagakerjaan. Selanjutnya, bagaimana cara klaim BPJS Ketenagakerjaan secara online atau e-klaim? 

Klaim BPJS Ketenagakerjaan Online atau E-Klaim 

Untuk melakukan klaim BPJS Ketenagakerjaan online atau yang biasa disebut e-klaim, anda harus scan dokumen pesyaratan terlebih dahulu. Usahakan dokumen jelas terbaca dan ukuran scan foto sesuai dengan kriteria. Selain itu, saat mengajukan permohonan e-klaim usahakan menggunakan laptop atau PC. Tidak disarankan menggunakan smartphone karena versi mobile biasanya disesuaikan sehingga ada beberapa tampilan menu yang tidak muncul di layar. 

Nah, berikut ini adalah langkah-langkah melakukan klaim BPJS Ketenagakerjaan secara online : 
  • Kemudian, anda akan masuk ke halaman registrasi. Isi data diri lengkap, No KPJ Aktif, nama ibu kandung, serta email dan no HP. Kemudian klik SUBMIT DATA

  • Setelah selesai registrasi, anda akan menerima PIN via email atau SMS. Log in dengan email dan PIN anda.
  • Lalu, isi formulir yang terdiri dari : 
  1. No E-KTP
  2. Nama Lengkap Anda
  3. Tanggal Lahir
  4. Nomor KPJ aktif atau Nomor Peserta BPJSTK
  5. Alasan klaim
  6. No Handphone dan email
  7. Kelengkapan administrasi (upload scan dokumen yang telah anda siapkan)
  8. Pilih cabang BPJS TK terdekat
  • Cek kembali data diri anda, jika sudah lengkap klik proses.
  • Tunggu email notifikasi e-klaim yang akan diproses.
  • Kemudian, tunggu panggilan dari BPJS Ketenagakerjaan untuk proses verifikasi dan langkah selanjutnya.
  • Jangan lupa siapkan fotokopi dan dokumen persyaratan yang asli serta formulir F5 yang terlampir di email anda saat melakukan konfirmasi email.
Itulah cara klaim BPJS Ketenagakerjaan online atau e-klaim. Sangat mudah kan? Selanjutnya, JHT juga bisa diklaim secara langsung di BPJS Ketenagakerjaan. Bagaimana caranya?

Klaim BPJS Ketenagakerjaan Secara Manual


Cara yang paling banyak dilakukan peserta BPJSTK pada saat ingin mencairkan/klaim dana Jaminan Hari Tua mereka adalah dengan datang langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat. Sama halnya dengan e-klaim, peserta juga harus mempersiapkan dokumen persyaratan klaim JHT. Tapi bedanya dokumen tidak perlu discan, hanya perlu dokumen yang asli dan fotokopi. 


Berikut ini dokumen persyaratan klaim BPJS Ketenagakerjaan JHT : 
  1. KTP asli dan fotokopi
  2. Kartu BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek
  3. Kartu Keluarga (KK)
  4. Buku Tabungan (yang terlampir nomor rekening) 
  5. Surat packlaring atau keterangan kerja dari perusahaan sebelumnya
Jika dokumen sudah lengkap, anda bisa langsung datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat (disarankan datang lebih pagi) dan mengambil nomor antrian serta formulir F5. Biasanya, anda tidak langsung mengantri pada hari itu melainkan di tanggal tertentu yang sudah tertera di nomor antrian tersebut. Sehingga, untuk tahap pertama anda hanya mengambil nomor antrian serta formulir pencairan JHT. 

Selanjutnya, anda bisa datang ke kantor cabang BPJS terdekat sesuai tanggal yang ditentukan. Jangan lupa membawa dokumen persyaratan  dan nomor antrian serta formulir F5. Kemudian tunggu hingga nomor anda dipanggil oleh petugas. 

Setelah nomor antrian anda dipanggil, petugas akan mengecek dokumen persyaratan yang telah anda bawa. Jika sudah lengkap, anda bisa langsung mencairkan dana Jaminan Hari Tua atau JHT. 
Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan klaim dana JHT sebagai berikut : 
  1. Dana JHT dapat dicairkan melalui transfer bank atau cash/tunai. Pilihlah dengan bijak, jika dana JHT anda sudah diatas 5 Juta sebaiknya pilih transfer bank saja supaya lebih aman.
  2. Biasanya proses pencairan dana JHT melalui transfer bank memakan waktu maksimal 7 hari kerja.
  3. Selanjutnya, jika anda memilih tunai proses pencairan dana JHT maksimal 3 hari kerja. Hal ini berlaku untuk mereka yang dipanggil oleh petugas BPJSTK setelah jam 3 sore.
  4. Namun, jika anda dipanggil oleh petugas sebelum jam 3 sore, maka dana JHT bisa langsung dicairkan. 
Beberapa hal diatas mungkin bisa saja berbeda di setiap kantor cabang BPJSTK. Namun, cara klaim BPJS Ketenagakerjaan Jaminan Hari Tua (JHT) secara manual kurang lebihnya seperti itu. Untuk informasi lebih lanjut, anda bisa mengunjungi website BPJS Ketenagakerjaan disini

Demikian informasi lengkap tentang cara klaim BPJS Ketenagakerjaan online atau e-klaim dan manual. Semoga bermanfaat ya! Jangan lupa share artikel ini di laman sosial media anda.

0 Response to "Bagaimana Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan Secara Online?"

Post a Comment