Cara Cek Kartu BPJS Asli Dan Palsu


Kartu BPJS asli dan palsu - Dulu, asuransi dari pemerintah yang satu ini lebih dikenal dengan nama ASKES. Namun, sejak Januari 2014 telah berubah nama menjadi BPJS Kesehatan atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. Badan hukum ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi penduduk Indonesia yang terdaftar menjadi anggota BPJS Kesehatan. Jika sudah terdaftar, para anggota mendapatkan kartu BPJS Kesehatan. Apa itu kartu BPJS Kesehatan dan manfaatnya? Simak penjelasan berikut ini.

Apa Itu Kartu BPJS Kesehatan?


Kartu BPJS Kesehatan adalah Kartu BPJS Kesehatan adalah kartu jaminan kesehatan untuk para anggota yang telah terdaftar. Tentunya digunakan untuk mendapatkan layanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang telah terdaftar. Untuk membuat kartu BPJS Kesehatan terbaru para peserta cukup daftar online di website BPJS Kesehatan atau datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan. Informasi lengkapnya bisa lihat disini.


Selain mendapatkan kartu BPJS Kesehatan di kantor BPJSnya langsung, anda juga bisa mencetak sendiri kartu BPJS Kesehatan anda, yang biasa disebut e-ID yang didapat melalui pendaftaran online. Apa bedanya dengan kartu BPJS Kesehatan yang biasa? 

e-ID dan kartu BPJS Kesehatan sama-sama bisa digunakan di fasilitas kesehatan terdaftar, sama sahnya, sama validnya dengan kartu BPJS Kesehatan biasa. Namun bedanya, kartu e-ID bisa dicetak dengan tinta hitam saja (tidak harus berwarna) dan di kertas HVS atau A4. Tapi jika anda ingin menukar kartu e-ID dengan kartu BPJS Kesehatan yang biasa, tentu bisa. Anda tinggal datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan terdekat.

Namun, kini banyak beredar kartu BPJS palsu. Tentu hal ini membuat masyarakat semakin was-was. Beberapa oknum nakal ini memalsukan kartu BPJS asli demi kepentingan pribadi mereka. Lalu, gimana ciri-ciri dan bagaimana cara cek kartu BPJS asli?

Kartu BPJS Yang Asli


Semakin maraknya kartu BPJS palsu membuat masyarakat tidak tenang. Namun, anda tidak perlu khawatir karena kartu BPJS yang asli biasanya memiliki ciri-ciri berikut ini :

1.      Gambar latar kepulauan Indonesia
2.      Tulisan belakang hanya ada 3 aturan pemakaian
3.      Print tulisan jelas
4.      Barcode rapi

Itulah ciri-ciri kartu BPJS asli. Namun, anda tetap harus berhati-hati hindari calo saat mendaftar BPJS. Sebaiknya daftar BPJS Kesehatan sendiri dengan datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan atau via website BPJS Kesehatan. Kartu BPJS yang asli bisa digunakan di fasilitas kesehatan yang terdaftar. Jadi, cek lagi kartu BPJS Kesehatan anda, apakah asli atau palsu. 

Selanjutnya, kami akan membahas kartu BPJS palsu. Tentunya supaya anda tidak tertipu dengan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Apa saja ciri-ciri kartu BPJS palsu? Simak selengkapnya di bawah ini ya…

Kartu BPJS Yang Palsu


Kartu BPJS palsu kini banyak beredar luas di masyarakat. Jika teledor sedikit saja, mungkin anda bisa tertipu. Oleh karena itu, simak ciri-ciri kartu BPJS palsu berikut ini agar anda tidak mudah tertipu oleh oknum nakal yang memalsukan kartu BPJS Kesehatan :
  • Kartu BPJS palsu tidak memiliki gambar latar kepulauan Indonesia hanya polos biasa saja.
  • Ada 8 aturan pemakaian pada bagian belakang kartu.
  • Print tulisan buram.
  • Kode Barcode berantakan dan kurang jelas.

Nah, sudah tahu kan perbedaan kartu bpjs asli dan palsu? Tentunya anda harus tetap berhati-hati ya. Untuk mengecek valid atau tidaknya kartu BPJS Kesehatan, bisa mengecek langsung di website BPJS Kesehatan

Cara Membedakan Kartu BPJS Asli dan Palsu


Aslikah kartu BPJS Kesehatan anda? Untuk bisa membedakan kartu BPJS asli dan palsu, simak tipsnya berikut ini :

1. Gambar Kepulauan Indonesia

Terdapat gambar kepulauan Indonesia sebagai latar belakang kartu BPJS Kesehatan yang asli. Sementara kartu BPJS Kesehatan yang palsu tidak ada atau polos.

2. Aturan Yang Singkat

Kartu BPJS Kesehatan yang asli memiliki tiga aturan penggunaan kartu yang tertulis di bagian belakang kartu. Sementara, di kartu BPJS Kesehatan palsu ada delapan aturan penggunakan kartu, yang sebagian diawali dengan singkatan e-ID. Padahal, di kartu BPJS Kesehatan asli tidak ada penggunakan singkatan e-ID dalam aturan penggunaan kartu.
  
3. Hasil Cetak Yang Jelas

Sudah pasti kartu BPJS asli memiliki hasil cetak yang bagus, jelas dan rapi. Sementara untuk kartu BPJS Kesehatan yang palsu terlihat asal-asalan dan sangat buram.

4. Barcode Teratur

Kode barcode di kartu BPJS Kesehatan yang asli terlihat jelas dan teratur. Sedangkan, kartu BPJS Kesehatan palsu kode barcodenya terlihat lebih buram. Coba dicek sekali lagi kode barcode kartu BPJS Kesehatan anda, jelas atau buram?


Menurut Kepala Humas BPJS Kesehatan, kini BPJS Kesehatan sudah memiliki sistem masterfile online yang bisa digunakan untuk membedakan mana kartu valid atau tidak. Bukan dari fisiknya, namun hanya dengan mengecek nomornya saja sudah bisa terlihat peserta tersebut terdaftar valid atau tidak.

e-ID merupakan salah satu tanda kepesertaan yang bisa berbentuk Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Askes dan kartu JKN BPJS Kesehatan. Calon peserta BPJS Kesehatan juga harus menghindari calo ketika akan mendaftar. Selain itu, peserta BPJS Kesehatan juga bisa mengecek valid atau tidaknya kartu BPJS Kesehatan dengan menelepon pusat layanan BPJS Kesehatan di 1500400. Tinggal sebutkan nomor kartu, nanti akan terlihat kartu tersebut valid atau tidak. 

Cara Menggunakan Kartu BPJS Kesehatan



Peserta BPJS Kesehatan bisa menggunakan kartu BPJS untuk berobat di klinik/puskesmas yang terdaftar. Biasanya disebut fasilitas kesehatan atau faskes tingkat satu. Jika memiliki riwayat penyakit yang mengharuskan peserta dirawat, barulah klinik tersebut merujuk ke rumah sakit sesuai domisili terdaftar untuk mendapatkan pelayanan selanjutnya. Itulah tata cara menggunakan kartu BPJS Kesehatan. Prosesnya memang berbeda dengan asuransi swasta lainnya. Lantas, apa beda BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta?

Perbedaan Kartu BPJS Kesehatan Dengan Asuransi Swasta


BPJS Kesehatan menerapkan sistem pelayanan administratif berjenjang, dimana peserta dilayani terlebih dulu dengan mendapat rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat I (biasanya puskesmas atau klinik) baru mendapatkan layanan dari rumah sakit tertentu, sesuai domisili anda. Namun, hal ini tidak berlaku jika kondisi peserta/pasien darurat. Sementara itu, untuk asuransi swasta biasanya pasien langsung mendapatkan pelayanan di rumah sakit rekanan asuransi tersebut tanpa perlu dipusingkan dengan proses administratif.

Cara Merubah Data BPJS Kesehatan


Merubah data kartu BPJS Kesehatan disini maksudnya adalah merubah fasilitas kesehatan. Hal ini hanya bisa dilakukan di Kantor BPJS Kesehatan cabang terdekat. Oleh karena itu, segera melapor dan mengurus perubahan data anda  disana, sehingga anda mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai hak anda. Jangan lupa bawa dokumen pelengkap seperti fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga, pas foto ukuran 3x4 dua lembar serta kartu BPJS Kesehatan anda yang lama saat mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan cabang terdekat.

Itulah penjelasan singkat mengenai kartu BPJS asli dan palsu. Semoga bisa membantu anda ya! Jadi, tetap waspada dan hindari calo saat mendaftar BPJS Kesehatan. 
  

0 Response to "Cara Cek Kartu BPJS Asli Dan Palsu"

Post a Comment